Ketika Memasuki Usia Remaja

REMAJA

Ketika memasuki usia remaja umumnya kita berubah menjadi pribadi yang ingin bebas, ingin mencoba hal-hal baru, mencari jati diri dan juga terkesan ingin menentukan jalan hidupnya sendiri tanpa campur tangan siapapun . Pada saat itu kita mulai lebih nyaman dengan kehidupan di luar rumah, tidak nyaman atau cepat merasa bosan ketika hanya harus berdiam diri dan membantu pekerjaan di rumah, bahkan untuk sekedar mengobrol dengan orang tua, kita merasa itu merupakan tugas lama yang telah usai, bahkan lebih memilih menceritakan permasalahan yang kita miliki kepada teman sebaya . Walaupun tidak semua remaja melakukan hal yang sama seperti tertulis diatas, namun hal-hal tersebut memang benar adanya dan bahkan mungkin dirasakan langsung oleh kalian .

            “Udah lah seneng-seneng dulu selagi masih muda”
            “Anak mami dah lu dirumah mulu ANSOS”
            “Ikut lah … yakali bro dari kecil udah ikut acara keluarga kan”
            “Santai aja broo ,, let it flow”
            “Coba aja cobaaa, udah gede bro!”

            Kata-kata yang sering kita dengar ketika memasuki usia remaja yang mungkin berdampak pada perubahan kepribadian yang kita miliki sebelumnya . Memang betul, kondisi lingkungan dan pergaulan ketika remaja sangatlah mempengaruhi kepribadian dan juga prilaku kita, oleh sebab itu pemilihan dengan siapa kita harus berteman dan didukung pengetahuan tentang agama sangatlah penting agar tidak terjerumus ke ranah kenakalan remaja .


            “Udah lah seneng-seneng dulu selagi masih muda” merupakan kalimat yang paling harus diwaspadai! Ketika kita mengaku sebagai pribadi yang dewasa, seharusnya sudah dapat berfikir kritis!

“Bersenang-senang?” Nongkrong sepulang sekolah? Punya tempat nongkrong eksklusif? Pacaran dengan uang orangtua? Bangga ketika bolos sekolah ataupun Les? Minum minuman keras? Dan masih banyak hal lagi yang mungkin menggambarkan maksud dari kalimat “bersenang-senang” tersebut bagi remaja. Namun kalau memang betul hal-hal tersebut merupakan maksud dari kalimat “bersenang-senang” bagi para remaja, maka “Remaja dilarang hidup senang” merupakan kalimat yang cocok untuk mengganti kalimat tersebut!

ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُور
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)
Jangan pernah sekali-kali terlintas di benak kalian untuk berfikir bahwa beribadah nanti saja kalau sudah tua, atau mumpung masih muda, gunakan untuk foya-foya. Ketahuilah, itu semua merupakan godaan setan yang ingin mengajak kita untuk menjadi teman mereka di An Nar (neraka). Gunakan lah waktu kalian selagi masih muda untuk melakukan hal-hal yang positif dan berguna untuk masa depan kalian . Tidak salah bagi kalian yang terlalu sibuk diluar rumah, asalkan kalian melakukan hal yang positif diluar sana dan juga tidak melupakan kewajiban-kewajiban yang kalian miliki dan selalu ingat bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa          :                                                                                              

Rabbmu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shobwah (HR. Ahmad)
Shabwah adalah kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran.

Penulis : Harseno Utomo





               

                

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyewaan HT di Depok, Cibubur & sekitarnya, barang dapat diantar & dijemput ( bila masih dalam jangkauan ) *Tanpa Ongkir ( Daerah Depok, Cibubur & Sekitarnya ) dapat diantar dan di jemput

Penyewaan HT di depok, UI, Cibubur & sekitarnya dapat diantar tanpa ongkos kirim

Penyewaan HT di Depok, UI, Cibubur, Jakarta Timur dan sekitarnya . Murah, berkualitas, dapat diantar tanpa Ongkos Kirim