Kewajiban Menutup Aurat Bagi seorang Wanita ( Perdebatan Hangat )

SUPER DEBATE

Saya Ajib, saya salah satu mahasiswa di perguruan tinggi swasta di kota X . Saya senang berdebat, siapapun saya debat bahkan kepada diri saya sendiri. Tentu beberapa dari teman saya sering bertanya kepada saya kenapa saya senang sekali untuk berdebat. Sebenarnya mereka tidak mengetahui kekuatan super yang saya miliki sejak duduk di bangku sekolah dasar, ketika saya berumur 9 tahun saya menemukan sebuah batu misterius dan batu tersebut selalu memberikan saya ketenangan ketika saya sedang merasa mulas . Setiap saya genggam batu tersebut dengan erat, saya selalu merasakan ketenangan dan kepercayaan diri, oleh sebab itu saya selalu membawa batu tersebut kemana pun saya pergi.

Mawar : Hay Ajib apakabar?

            Mawar merupakan adek kelas saya saat SMA dan sekarang kami pun berkuliah ditempat yang sama . Mawar yang dulu bukan lah yang sekarang dulu berkerudung sekarang ku disayang. Eh salah, itu sih lirik lagu yang sempat tenar . Saya sempat tidak mengenali mawar pada awal pertemuan saya dengan dia di kampus, sebab penampilannya sangat berbeda dengan yang saya lihat dulu .
Ajib : Hay mawar, apakabar? Kok penampilanmu berbeda, sampai-sampai saya sempat tidak mengenalinya tadi

Mawar : iya kak hehehe

            Sebenarnya saya enggan untuk menanyakan alasan kepadanya kenapa sekarang tidak berkerudung, karena takut menyinggung perasaannya . Namun dengan kekuatan super yang di berikan oleh batu yang saya miliki, saya mendapatkan keberanian dan kepercayaan diri untuk bertanya.

Ajib : Kok kamu sekarang tidak berkerudung?

Mawar : Memangnya kenapa? Gaboleh?!

“Waduhh ngajakin debat nih maba, belum tau dia kalau saya punya kekuatan super debate”




Ajib : Aurat adalah suatu angggota badan yang tidak boleh di tampakkan dan di perlihatkan oleh lelaki atau perempuan kepada orang lain. [Lihat al-Mausû’ah al Fiqhiyah al Kuwaitiyah, 31/44] . Bukan kah rambut merupakan aurat bagi seorang wanita?

Mawar : Katakanlah kepada orang laki–laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allâh maha mengatahui apa yang mereka perbuat.” [Surat An-Nur Ayat 30] .

Ajib : “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan, Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab : 59)

Mawar : Tapi saya merasa nyaman kok kak dengan pakaian seperti ini . Lagi pula saya ingin  menampakkan anugerah tubuh yang indah atau ingin menghargai kenikmatan yang diberikan Allah kepada saya .

Ajib : Jawaban menghargai atau bersyukur itu dengan porsi yang benar. Bersyukur itu dengan mengahrgai perintah-Nya, yakni menjaga aurat, bukan dengan mengobralnya. ( AJIB BENER DAH SI AJIB )

Mawar : Ini model jaman sekarang kak! Modern! Mengapa saya harus mengenakan pakaian seperti itu? Terkesan terkekang & dibatasi hak-haknya. Bukankah manusiawi jika wanita ingin tampil selalu cantik? Lagipula ini zaman modern, baju seperti itu sudah kuno & ketinggalan zaman!

Ajib : Sesungguhnya manusia pada masa zaman purba telanjang, dengan bekembangnya pemikiran melewati berbagai zaman, maka manusia mulai memakai pakaian.
"Dan pakaian yang menutup aurat adalah puncak pemikiran, dan tingkatan tertinggi yang telah dicapai manusia setelah melalui berbagai masa dan bukanlah bentuk keterbelakangan."
"Buka-bukaan adalah bentuk keterbelakangan dan kemunduran pemikiran manusia ke zaman purba."
"Kalau seandainya buka-bukaan adalah bentuk kemajuan, maka yang paling maju adalah binatang!"
SIAPA YG MANUSIAWI & SIAPA YANG HEWANI?
SIAPA HARGAI WANITA & SIAPA JUSTRU LECEHKAN WANITA?

Mawar : Astgahfirullah .. Terimakasih kak sudah mengingatkan saya . Ajibbbb

            Akhirnya perdebatan saya dengan mawar berakhir, tentunya saya berharap mawar dapat kembali lagi seperti saat dia  SMA yang masih menutup auratnya .

#Untuk batu yang selalu saya bawa merupakan property arahan sutradara atau penulis, jadi tidak ada unsur musyrik didalamnya :D semoga bermanfaat!

Penulis : Harseno Utomo 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyewaan HT di Depok, Cibubur & sekitarnya, barang dapat diantar & dijemput ( bila masih dalam jangkauan ) *Tanpa Ongkir ( Daerah Depok, Cibubur & Sekitarnya ) dapat diantar dan di jemput

Penyewaan HT di depok, UI, Cibubur & sekitarnya dapat diantar tanpa ongkos kirim

Penyewaan HT di Depok, UI, Cibubur, Jakarta Timur dan sekitarnya . Murah, berkualitas, dapat diantar tanpa Ongkos Kirim